Bisnis.discoverynews.id – Xiaomi memastikan seri flagship terbarunya, Xiaomi 18 Pro Series, akan dipasarkan secara global pada tahun 2026. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh pendiri sekaligus CEO Xiaomi, Lei Jun, melalui akun media sosialnya.
Lei Jun menyebut pengguna Xiaomi di berbagai negara telah menantikan kehadiran seri tersebut. Namun, Xiaomi belum mengungkap negara mana saja yang akan menjadi tujuan pemasaran maupun tanggal peluncuran globalnya.
Seri Xiaomi 18 Pro terdiri dari Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max. Keduanya sebelumnya telah diperkenalkan di China dan menjadi perangkat awal yang menggunakan chipset flagship terbaru Qualcomm, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6.
Kabar tersebut juga menjadi perubahan strategi Xiaomi dibandingkan generasi sebelumnya. Pada seri Xiaomi 17, model 17 Pro dan 17 Pro Max hanya dipasarkan di China, sedangkan model reguler dibawa ke pasar global.
Untuk pasar Indonesia, tanda-tanda kehadiran keluarga Xiaomi 18 sudah muncul melalui database Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian. Dua perangkat dengan nomor model 2611FPNFAG dan 2609BPN61G tercatat atas nama PT Xiaomi Technology Indonesia sebagai smartphone 5G dengan nilai TKDN 37,84 persen.
Nomor model tersebut diduga berkaitan dengan Xiaomi 18 versi global dan Xiaomi 18 Pro Max. Namun, Xiaomi belum secara resmi mengonfirmasi nama komersial dari kedua perangkat tersebut.
Menariknya, Xiaomi 18 Pro belum terlihat dalam database P3DN yang ditemukan. Kondisi ini membuat kehadiran model Pro di Indonesia masih belum dapat dipastikan, meskipun Xiaomi sudah menyatakan seri Pro akan dipasarkan secara global.
Dari sisi spesifikasi, Xiaomi 18 Pro membawa layar AMOLED 6,4 inci dengan refresh rate adaptif 1-120Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 4.000 nit. Sementara Xiaomi 18 Pro Max menggunakan layar 6,9 inci dengan teknologi serupa. Keduanya juga memiliki layar sekunder di bagian belakang perangkat.
Untuk daya, Xiaomi 18 Pro dibekali baterai 7.000 mAh, sedangkan Pro Max memiliki kapasitas 8.500 mAh. Keduanya mendukung pengisian cepat menggunakan kabel hingga 100W dan pengisian nirkabel 50W.
Sektor kamera menjadi salah satu fitur utama. Xiaomi membekali kedua perangkat dengan kamera utama 200 MP dan kamera telefoto 200 MP yang dikembangkan bersama Leica, ditambah kamera ultrawide 50 MP.
Di China, Xiaomi 18 Pro dipasarkan mulai 5.999 yuan atau sekitar Rp14 jutaan berdasarkan konversi langsung. Sementara Xiaomi 18 Pro Max dibanderol mulai 6.999 yuan atau sekitar Rp16 jutaan. Harga untuk pasar global, termasuk Indonesia jika resmi masuk, dapat berbeda karena pajak dan kebijakan masing-masing negara.
Hingga saat ini, Xiaomi belum mengumumkan tanggal peluncuran global maupun memastikan secara resmi apakah Xiaomi 18 Pro akan tersedia di Indonesia.





