JAKARTA Bisnisku.discoverynews.id— Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 25 September 2026, diwarnai aksi jual investor asing. Nilai transaksi net sell asing tercatat mencapai Rp355,78 miliar ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,55% ke level 6.263,73.
Di tengah tekanan jual tersebut, sejumlah saham justru tercatat menjadi sasaran pembelian investor asing. Kondisi ini menunjukkan bahwa arus dana asing tidak sepenuhnya meninggalkan seluruh saham di pasar, melainkan terjadi perpindahan minat pada saham-saham tertentu.
Berdasarkan data perdagangan yang dikutip CNBC Indonesia, terdapat sejumlah emiten yang mencatatkan net buy asing pada perdagangan tersebut. Pergerakan ini menjadi perhatian karena berlangsung ketika secara keseluruhan investor asing masih membukukan transaksi jual bersih.
Tekanan terhadap IHSG juga menunjukkan bahwa sentimen pasar secara umum masih berada dalam kondisi yang beragam. Investor mencermati pergerakan saham individual sekaligus perkembangan pasar secara keseluruhan.
Aksi beli pada saham tertentu di tengah net sell asing secara keseluruhan dapat menggambarkan adanya perbedaan preferensi investor terhadap masing-masing emiten. Namun, transaksi pada satu hari perdagangan belum cukup untuk menyimpulkan perubahan tren investasi dalam jangka panjang.
Data tersebut menjadi salah satu indikator yang dapat diperhatikan investor dalam membaca dinamika pasar saham, bersama dengan kinerja perusahaan, kondisi ekonomi, serta perkembangan pasar global.





